Aku ingin bercerita, ketika ku berjalan di atas awan, seketika ku di buat cemburu, dengan mereka yang bercumbu, duduk manis berdua-duaan, berpegangan tangan saling memuji dan berbagi senyuman, itu sepasang anak manusia saat ku tengok mereka di bawah mega.
Menjadi khayal bagi ku, dalam lamunan, sesosok dewi hampiri ku, dan bawa ku terbang, iri hati untuk dua sejoli yang bermesraan tapak kaki ku menemukan persinggahan, hingga tuk sejenak ku diam, dan tatapi sekitar kayangan, tempat ini indah.
Bukan ibu kota yang penuh polusi, Bukan jalan raya yang penuh kemacetan, juga bukan metropolitan yang penuh kriminal, di sini menyejukan, beraroma syurgawi, burung - burung terbang dan bernyanyi, di iringi pelangi -pelangi yang berlenggok tak henti nya menari, hanya ku kesepian, kebahagian hanya terkurung di sangkar emas tak dapat bebagi, sejahtera mereka di antara berengsek nya dunia, dengan cinta memandu kasih,
Jiwa ku ingin damai, dengan kekasih yang baik hati tiba sesosok mahluk bercahaya dari langit, bidadari cantik berbaju putih, dia mengagumkan sorot mata yang indah ia memendang ku dan menyakinkan.
"aku imajinasi yang kau bayangkan, aku ada maka dekap lah, dan manjakan, hanya kau harus pergi tuk mencari, karna sayap ku terluka dan tak bisa terbang, temukanlah dan obati kesakitan. agar kita bersama bisa hidup dan bahagia berdua wujudnya menjadi cahaya, pudar dan menghilang, terperanjat lah aku dan itu semua hanya KHAYALAN.
(by. I.E)
0 Response to "Khayalan Berjalan Di Atas Awan"
Posting Komentar